Senin, 19 September 2011

dasar-dasar jaringan internet

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
B. Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :
Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.
b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.
c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar
Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda
satu diantara yang lainnya.
C. Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).
a. Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
b. Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.
c. Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client

dasar-dasar jaringan internet

wahyu:  PENGERTIAN INTERNET DAN ITRANET   Internet mer...

wahyu:

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

B. Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :

Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :

a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.

Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan

Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.

c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda

satu diantara yang lainnya.

C. Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :

Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

a. Topologi Jaringan Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

b. Topologi Jaringan Bintang (Star)

Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

c. Topologi Jaringan Bus

Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)

Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client

Jumat, 16 September 2011

Instalasi perangkat keras

Instalasi perangkat keras

[edit] Diagram rangkaian

[edit] PTT circuit

Perbedaan antara modem radio dan modem telepon adalah adanya tombol Push To Talk (PTT) pada modem radio. Tombol ini digunakan untuk memerintahkan pemancar untuk mulai memancarkan informasi. Setelah tombol ini ditekan, maka informasi, baik suara maupun data, dapat dikirimkan.
Soundcard modem tidak memiliki mekanisme PTT tersendiri. Hal ini diatasi dengan cara penambahan suatu rangkaian elektronika sederhana yang dinamakan PTT Circuit. PTT Circuit ini berfungsi menyalakan PTT pada pemancar jika data yang keluar dari soundcard telah siap dipancarkan.
Soundcard modem akan memberitahukan rangkaian PTT melalui beberapa cara, yaitu dengan port serial, paralel dan game. Gambar dibawah ini menunjukkan diagram rangkaian yang dapat dibuat sendiri, karena rangkaiannya relatif mudah dibuat dan komponennya relatif mudah diperoleh di toko.

PTT Serial Port

PTT Paralel Port

PTT Game Port / MIDI Port

PTT Serial Port untuk HT


[edit] Konfigurasi dan instalasi perangkat lunak di Windows95

[edit] Software yang dibutuhkan

Distribusi PC/Flexnet ini cukup kecil dan simpel, karena hanya terdiri dari beberapa file kompresi dengan ukuran yang cukup kecil, kurang dari 1 Mb.
Program PC/Flexnet ini dapat diambil di:
http://www.afthd.tu-darmstadt.de/~flexnet/index.html yang merupakan site resmi PC/Flexnet
ftp://ftp.afthd.tU-darmstadt.de/pub/flexnet/3.3g/ , anonymous FTP server 
Berikuta adalah penjelasan lengkap tentang beberapa file-file yang harus diambil.
Nama Penjelasan Pembuat
PCF.LZH Archive ini berisi kernel Flexnet dan utility konfigurasi dan diagnostik lainnya Gunter Jost, (D)K7WJ
FLEX95.LZH Archive ini berisi Add-On Flexnet untuk Windows95 Gunter Jost, (D)K7WJ
FLEX95IP.LZH Archive ini berisi Add-On TCP/IP Flexnet untuk Windows95 Gunter Jost, (D)K7WJ
SM.LZH Archive ini berisi driver Soundcard modem Thomas Sailer, HB9JNX/AE4WA
BCT.LZH Archive ini berisi program Baycom Terminal Program Florian Radlherr, DL8MBT

Setelah anda mendapatkan semua file yang anda butuhkan, anda dapat membukanya dan meletakkan pada satu direktori di harddisk anda, misalnya di C:\FLEXNET.

[edit] Hardware profiles

Mengapa diperlukan hardware profile ? Seperti disinggung pada bab sebelumnya, hardware profile diperlukan karena soundcard modem dan soundcard musik menggunakan hardware yang sama, yaitu soundcard. Hardware ini hanya dapat digunakan untuk satu fungsi dalam satu waktu. Hardware profile yang akan dibuat sebentar lagi memungkinkan kita mengganti-ganti fungsi soundcard dengan mudah, baik sebagai modem radio maupun sebagai pemain musik.
Pada contoh berikut ini penulis menggunakan soundcard ESS 1868 Plug and Play AudioDrive sebagai soundcard modem dan port serial sebagai PTT circuit.
Untuk membuat hardware profile baru, pilih tombol Start --> Setting --> Control Panel. Setelah itu pilih tab ‘Device Manager’ pada bagian atas jendela. Akan muncul jendela seperti di bawah ini. Jendela ini dinamakan System Properties, dan ia berisi macam-macam perangkat keras yang ada pada komputer anda.
Untuk membuat hardware profile baru, pilih tab ‘Hardware Profile’. Bagi komputer yang belum memiliki hardware profile, pilihan yang ada hanyalah ‘Original Configuration’. Pilih ‘Original Configuration’, lalu tekan tombol ‘Copy…’. Ganti nama ‘Original Configuration’ dengan nama yang anda inginkan. Pada contoh di bawah ini terdapat beberapa hardware profile yang ada.
Hardware yang akan dipakai untuk menjalankan modem radio adalah soundcard dan port PTT, baik itu serial, paralel, maupun game. Konsekuensinya, masing-masing hardware ini tidak boleh dipergunakan oleh Windows. Hardware ini akan digunakan oleh Flexnet untuk menjalankan tugasnya sebagai modem radio. Dengan menggunakan hardware profile yang berbeda, kita dapat mengaktifkan hardware ini di profile yang satu, dan mematikan hardware ini di profile yang lain.
Sekarang kita akan mematikan soundcard pada profile ‘Soundcard Modem using ESS1868 w/ Serial Port’. Caranya adalah double klik icon ‘ESS 1868 Plug and Play AudioDrive’ untuk mengeluarkan jendela ‘ESS1868 Plug and Play AudioDrive Properties’. Pada bagian ‘Device usage’ terdapat kotak yang dapat diisi dengan tanda cawang. Tanda cawang menyatakan hardwareini digunakan pada profile tertentu. Untuk mematikan soundcard tadi pada hardware profile ‘Soundcard modem using ESS1868 w/ Serial Port’, kita hilangkan tanda cawang pada kotak sebelah kiri dengan mengklik kotak tersebut.
Setelah soundcard berhasil kita matikan, sekarang giliran port serial yang kita matikan. Sama seperti diatas, kita pilih hardware Communication Port (COM2) pada Device Manager, lalu kita double klik untuk memunculkan properties dari COM2 ini. Kita hilangkan cawang pada profile ‘Soundcard Modem using ESS1868 w/ Serial Port’ ini.
Apabila telah selesai, hasilnya tampak seperti di bawah ini. Pada profile ‘Soundcard Modem using ESS1868 w/ Serial Port’ hardware yang dimatikan diberi tanda silang. Jika anda memilih ‘Close’ pada ‘System Properties’, maka perubahan akan direkam oleh Windows dan Windows akan menganjurkan untuk merestart komputer.
Setelah Windows95 direboot, akan muncul menu yang tampaknya kira-kira seperti di bawah ini:


Windows 95 is starting... 
Windows cannot determine what configuration your computer is in. 
Select one of the following: 
1. Original Configuration 
2. Soundmodem using SoundBlaster Pro 
3. Soundmodem using ESS1688 AudioDrive - Paralel Port 
4. Soundmodem using ESS1688 AudioDrive - Serial Port 
5. Soundcard Modem using ESS1868 w/ Serial Port 
6. None of the above 
Enter your choice:5 

Menu ini memudahkan anda memilih konfigurasi mana yang akan digunakan. Apabila anda ingin menggunakan soundcard anda untuk memainkan musik, maka anda dapat memilih pilihan 1, sementara jika anda ingin menggunakan soundcard anda sebagai modem radio, anda harus memilih pilihan 2, 3, 4 atau 5, bergantung dari soundcard yang digunakan.

[edit] Config.sys atau Autoexec.bat ?? Your choice…

Hardware profile yang kita setup sebelumnya berfungsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan hardware yang akan dipakai. Untuk mengaktifkan soundcard modem ini kita harus menjalankan sejumlah perintah. Adalah sangat tidak praktis untuk mengingat semua perintah ini di kepala kita, oleh karena itu kita dapat menyusun perintah-perintah ini pada file seperti AUTOEXEC.BAT atau CONFIG.SYS agar perintah-perintah ini dapat dijalankan secara otomatis sewaktu kita menyalakan komputer.
Di bawah ini disajikan dua macam cara menjalankan perintah-perintah ini, yaitu dengan bantuan file CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT. Kedua-duanya sama-sama dapat digunakan, tergantung dari konfigurasi komputer yang dipakai. Di dalam percobaan-percobaan yang penulis lakukan, penulis menemui bahwa software Flexnet sebuah komputer baru dapat berjalan apabila file konfigurasinya diletakkan pada CONFIG.SYS, sementara pada sebuah komputer lainnya software Flexnet baru dapat berjalan apabila file konfigurasinya diletakkan pada AUTOEXEC.BAT.

[edit] CONFIG.SYS

[menu] 
menuitem=std,Original Configuration 
menuitem=pcfsb,SoundModem using SoundBlaster Pro 
menuitem=pcfess,Soundcard Modem using ESS1868 w/ Serial Port
[common] 
 
[std] 
 
[pcfsb] 
installhigh=c:\flexnet\FLEXNET.exe 
installhigh=c:\flexnet\SMSBC.EXE -b:0x220 -i:7 -d:1 -ts:0x2F8 
installhigh=c:\flexnet\FLEX.exe 
installhigh=c:\flexnet\SMAFSK12.exe 
installhigh=c:\flexnet\FSET.exe MODE 0 1200 
installhigh=c:\flexnet\FSET.exe TXDELAY 0 35 
installhigh=c:\flexnet\SMMIXER.exe -s:line -o:0 
 
[pcfess] 
installhigh=c:\gold32\ESSCFG.EXE /A:220 /I:5 /D:1 /B:D /J:D /M:D 
installhigh=c:\gold32\ESSVOL.EXE /V:8 /L:8 /W:8 /M:0 /C:8 /S:8 /A:0 
installhigh=c:\flexnet\FLEXNET.exe 
installhigh=c:\flexnet\SMSBC.EXE -b:0x220 -i:5 -d:1 -ts:0x2F8 
installhigh=c:\flexnet\FLEX.exe 
installhigh=c:\flexnet\SMAFSK12.exe 
installhigh=c:\flexnet\FSET.exe MODE 0 1200 
installhigh=c:\flexnet\FSET.exe TXDELAY 0 35 
installhigh=c:\flexnet\SMMIXER.exe -s:mic -o:0 

[edit] AUTOEXEC.BAT

c:\gold32\ESSCFG.EXE /A:220 /I:5 /D:1 /B:D /J:D /M:D 
c:\gold32\ESSVOL.EXE /V:8 /L:8 /W:8 /M:0 /C:8 /S:8 /A:0 
c:\flexnet\FLEXNET.exe 
c:\flexnet\SMSBC.EXE -b:0x220 -i:5 -d:1 -ts:0x2F8 
c:\flexnet\FLEX.exe 
c:\flexnet\SMAFSK12.exe 
c:\flexnet\FSET.exe MODE 0 1200 
c:\flexnet\FSET.exe TXDELAY 0 35 
c:\flexnet\SMMIXER.exe -s:mic -o:0


[edit] Testing

[edit] Radio

Pada saat melakukan percobaan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah memastikan sinyal yang dikirim oleh stasiun tujuan (gateway) dapat didengar oleh radio yang kita pakai, dan juga sebaliknya, sinyal yang kita kirimkan dari radio harus dapat didengar oleh stasiun tujuan (gateway). Jika dua hal ini tidak dapat tercapai, secara logika sederhana maka komunikasi sudah pasti tidak akan berjalan.
Kabel dan konektor yang menghubungkan radio dengan modem juga merupakan faktor penting dalam kesuksesan melakukan hubungan radio paket. Penulis sering menemui kegagalan hubungan antar stasiun hanya karena kabel dan konektor yang tidak tersambung dengan baik.


[edit] Flexnet Control Center

Setelah CONFIG.SYS atau AUTOEXEC.BAT dijalankan oleh sistem, Windows akan menjalankan Flexnet Control Center pada waktu startup. Jika Flexnet telah berhasil di jalankan dengan sempurna maka akan terlihat gambar “logo” Flexnet pada layar, kemudian gambar ini akan di-hide, namun dapat diakses kembali melalui System Tray Windows pada ujung layar sebelah kanan bawah.
Langkah selanjutnya, coba kita men-test apakah Flexnet melalui modem soundcard yang kita instal dapat mendengarkan sinyal radio paket yang ada di udara. Flexnet mempunyai fasilitas untuk men-trace isi paket yang di pancarkan oleh stasiun yang mengudara di frekuensi operasi. Fasilitas trace paket dapat di peroleh pada Flexnet Control Center.
Pada gambar ditunjukkan jendela Trace. Untuk menampilkan jendela ini anda harus memembuka Flexnet Control Center --> Tools --> Trace. Jendela Trace ini berguna untuk menampilkan data-data yang didengar oleh modem radio. Karena jaringan radio paket merupakan jaringan multipoint, kita dapat mendengarkan data-data dari bermacam-macam stasiun yang terdengar oleh radio yang kita pakai.
Flexnet merupakan perangkat lunak untuk mengatur protokol komunikasi yang cukup baik. Setting modem radio biasanya melibatkan banyaknya parameter yang harus diatur. Tidak seperti modem radio biasa, pengguna Flexnet hanya perlu mengatur tiga parameter, yaitu TXDelay, Baudrate dan Mode transmisi. Minimal kita dapat men-set 2 parameter yaitu TXDelay dan Baudrate.
Parameter Flexnet ini dapat diatur dari Flexnet Control Center. Dengan memilih menu Tools  Parameters, maka kita dapat mengatur parameter ini. Parameter TXDelay barangkali merupakan parameter yang penting untuk di perhatikan untuk menjamin keberhasilan komunikasi menggunakan radio paket. TXDelay adalah waktu tunda yang di sisipkan oleh kita sebelum modem mengirimkan data melalui radio. Mengapa waktu tunda ini di butuhkan? Waktu tunda ini digunakan untuk menjamin bahwa pada saat data dikirim ke radio, seluruh peralatan radio sudah stabil dari kondisi stand-by ke kondisi on-air. Delay yang cukup lama sering terjadi terutama di radio yang menggunakan Phase Lock Loop (PLL) karena membutuhkan waktu sekitar 200-300 ms agar rangkaian PLL stabil. Bagi radio-radio yang menggunakan kristal biasanya waktu tunda ini relatif cepat (di bawah 100ms).
Umumnya radio yang digunakan rekan-rekan amatir radio adalah radio yang menggunakan PLL. Jadi sebaiknya di set TXDelay menjadi sekitar 200-300 ms. Baudrate di VHF umumnya digunakan 1200bps, memang ada beberapa frekuensi yang menggunakan 9600bps. Sebaiknya kita berdiskusi dulu dengan teman-teman baudrate berapa yang digunakan.
Fasilitas yang selanjutnya di sediakan oleh Flexnet Control Center adalah tool untuk mengatur AX.25 routing. Artinya kita bisa mengatur melalui Control Center agar me-relay-kan paket yang kita kirim ke sebuah stasiun melalui stasiun yang lain yang ke dua-nya bekerja pada frekuensi yang sama. Konsep relay paket pada protokol X.25 sebetul-nya tidak dikenal, relay paket AX.25 hanya dikenal di Amatir Radio – karena awal-nya amatir radio memang dikembangkan untuk komunikasi data yang sangat sederhana dan antar stasiun saling tolong menolong.
Dengan menggunakan protokol yang lebih tinggi seperti TCP/IP pada Internet, maka sebetul-nya proses relay paket AX.25 ini tidak diperlukan. Akan tetapi bagi stasiun yang tidak menggunakan protokol TCP/IP maka relay paket AX.25 akan diperlukan untuk mencapai tujuan yang jauh.
Untuk mengatur routing AX.25, kita dapat menggunakan jendela AX.25 routes. Jendela AX.25 routes dapat diperoleh dengan membuka Flexnet Control Center --> Tools --> AX.25 Routes. Tampak pada gambar ada informasi path – pada gambar informasi path yang ada di kosongkan, artinya paket yang dikirim ke stasiun YB1ZZ & YB1ZX akan dikirimkan secara langsung tanpa relat. Kita dapat mengubah agar paket AX.25 dikirimkan melalui stasiun lain supaya lebih reliable – tetapi dengan mengorbankan waktu dan jika banyak yang menggunakan teknik relay ini maka frekuensi akan jenuh.
Routine AX.25 route juga bisa mempelajari AX.25 route yang ada secara otomatis tampak pada field type ada yang sifatnya manual yang dimasukan oleh operator, ada juga yang sifatnya learned yang merupakan hasil AX.25 route mempelajari routing secara otomatis.
Untuk memudahkan operator paket radio memvisualisasi kondisi route yang ada di frekuensi. Pada Flexnet Control Center dapat menampilkan route AX.25 dalam bentuk diagram pohon. Hal ini dapat dilakukan menggunakan jendela AX.25 tree view. Untuk masuk ke jendela ini, kita harus membuka Flexnet Control Center --> Tools --> AX.25 Tree View. Tampak pada gambar adalah contoh Tree diagram pada frekuensi di Bandung, kebetulan YB1ZZ & YB1ZX dapat dihubungi secara langsung sehingga Tree Diagram yang digambarkan cukup sederhana.


[edit] SMDIAG.EXE

Fasilitas diagnosa yang juga tersedia pada Flexnet adalah SMDIAG.EXE. Aplikasi ini mampu melihat bentuk sinyal masukan ke soundcard. Dengan aplikasi ini, maka kita dengan cepat mengetahui apakah soundcard kita sudah dapat menerima transmisi data dari stasiun paket radio lawan atau belum. Dengan fasilitas inimemudahkan kita untuk mengatur volume masukan radio atau soundcard untuk menghindari kelebihan masukan yang akan menyebabkan clipping / pemotongan sinyal yang akan merusak bentuk sinyal.
Mohon di perhatikan bahwa disini kita akan menginjeksikan langsung keluaran speaker dari radio tranceiver ke masukan mic pada soundcard. Pada rig / radio transceiver yang besar umumnya sinyal keluaran speaker cukup kuat dan bisa menghancurkan rangkaian audio pada mic soundcard, kami lebih menyarankan menggunakan handy transceiver jika ingin sinyal masukan tersebut kecil, kalaupun tetap ingin menggunakan radio transceiver besar – mohon digunakan volume sekecil mungkin.
Untuk melihat apakah soundcard dapat memonitor / men-decode transmisi data dari stasiun lawan, kita jalankan SMDIAG.EXE. Akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Yang harus dilakukan adalah:
  1. Pilih ‘Display Input’ dengan menekan angka 1.
  2. Pilih ‘Display trace only when DCD on:off’ dengan menekan angka 4.
Jika telah muncul suatu sinyal kontinyu berwarna hijau, maka soundcard telah berfungsi sebagai modem radio. Tampak pada gambar adalah contoh tampilan sinyal tersebut pada layar. Kebetulan pada saat gambar ini di ambil tidak ada sinyal yang masuk ke soundcard sehingga sinyal yang ada hampir datar, hanya ada sedikit gelombang dari noise yang masuk.
Jika soundcard mendecode / menerima transmisi data yang dikirim oleh stasiun lawan, maka akan muncul gambar seperti di bawah ini. Perhatikan tulisan D di ujung kanan atas yang menyatakan ‘Decode’. Artinya soundcard berhasil mendecode transmisi data yang masuk. Terlihat pada gambar di bawah sinyal dengan dua macam kerapatan yang berbeda. Dua kerapatan yang berbeda ini menunjukkan adanya dua frekuensi yang masing-masing menyatakan keadaan 1 dan 0.
Untuk menjamin bahwa sinyal yang kita terima memang baik, tidak ada clipping dan kerusakan lainnya maka ada baiknya coba melihat pada pola mata (eye pattern) dari sinyal data yang masuk. Gambar dibawah menunjukkan gambar pola mata (eye pattern). Untuk melihat gambar pola mata ini, yang harus dilakukan adalah:
  1. Pilih ‘Display Demodulator Output’ dengan menekan angka 2.
  2. Pilih ‘Display Trace only when DCD on: on’ dengan menekan angka 4.
Gambar pola mata ini merupakan hasil demodulasi dari modem, dan gambar seperti ditunjukan di bawah menunjukkan soundcard modem mampu mendecode data yang masuk dengan baik. Jika tidak seperti tampak pada gambar tersebut, maka ada kerusakan-kerusakan pada data yang diterima yang mungkin karena audio terlalu besar atau terlalu kecil dan berbagai masalah lainnya.


[edit] BCT.EXE

Dengan SMDIAG.EXE kita sudah dapat meyakinkan bahwa soundcard yang kita gunakan dapat men-decode dengan baik transmisi data yang dikirimkan dari stasiun lawan. Langkah selanjutnya adalah men-check apakah soundcard mampu berkomunikasi dua arah. Artinya stasiun lawan bisa menerima transmisi yang kita kirimkan.
Untuk mengirimkan data, kita harus meninjeksikan sinyal dari speaker soundcard ke mic dari pesawat pemancar radio dan juga rangkaian PTT untuk menyala matikan pemancar. Harap diperhatikan bahwa sebagian soundcard yang ada di pasaran umumnya mempunyai daya keluaran yang cukup besar untuk di hubungkan ke speaker, jika sinyal sebesar itu di sambungkan ke Mic dari radio transceiver kemungkinan akan menghancurkan peralatan audio dari radio transceiver yang kita miliki.
Untuk mengetest apakah PTT Circuit telah bekerja dengan baik, kita dapat menggunakan aplikasi bernama BCT.EXE. BCT adalah kepanjangan dari BayCom Terminal Program.
Setelah aplikasi BCT.EXE dijalankan, akan muncul jendela seperti gambar di bawah ini. Jendela terbagi atas tiga bagian. Bagian atas pertama merupakan tempat pengguna memasukkan perintah-perintah. Bagian tengah merupakan tempat penunjuk status koneksi. Bagian bawah merupakan tempat tracing.
Untuk berkomunikasi dengan stasiun terdekat, kita gunakan perintah [Esc] (C)onnect <callsign>. Dalam contoh dibawah ini kami mencoba menghubungkan stasiun terdekat yang memiliki callsign YB1ZX. Untuk itu maka kita masukkan perintah [Esc] CONNECT YB1ZX.
Perhatikan bahwa [Esc] berarti anda harus menekan tombol Escape pada keyboard. Setelah perintrah dimasukan maka tidak lama kemudian akan muncul tanda SEND pada layar. Apabila PTT Circuit anda bekerja dengan baik, radio anda semestinya akan mengudara dan data akan dipancarkan setelah melalui TXDelay yang di set (misalnya 200ms). Jika hubungan berhasil dilakukan maka akan muncul informasi CONNECTED TO YB1ZX. Artinya stasiun yang kita miliki sudah terhubung pada jaringan AX.25 pada stasiun YB1AZ.
Selanjutnya kita dapat mengirimkan kata-kata / informasi ke stasiun lawan (YB1ZX). Jika sStasiun tujuan (YB1ZX) berada dalam keadaan stand-by dan monitor pada frekuensi, YB1ZX akan memberikan sinyal balasan, dan akan terdengar suara yang unik, dan di layar muncul tulisan INFO TRANSFER yang berarti anda telah berhasil mengirimkan informasi / kata-kata ke stasiun YB1ZX menggunakan protokol AX.25.
Untuk menghentikan hubungan komunikasi melalui AX.25 dengan stasiun lawan (YB1ZX), kita cukup meng-ketikkan [Esc] DISCON. Sesaat setelah perintah DISCON di ketikan, maka stasiun kita akan mengirimkan permohonan ke stasiun lawan (YB1ZX) untuk memutuskan hubungan. Pada layar akan informasi bahwa stasiun kita berada pada kondisi ‘Disc Request’, dan jika permohonan di kabulkan oleh stasiun lawan (YB1ZX) beberapa saat kemudian akan terdengar suara yang berbeda yang menyatakan hubungan telah selesai.
Pada saat hubungan dengan stasiun lawan (YB1ZX) telah dihentikan maka pada layar akan tampil tulisan ‘Disconnected’. Semua ini menunjukan bahwa interaksi dengan stasiun lawan menggunakan protokol AX.25 dapat dilakukan dengan baik. Jika hubungan dengan yang dilakukan pada lapisan AX.25 ini berhasil dengan baik maka kemungkinan besar komunikasi menggunakan TCP/IP yang di jalankan di atas AX.25 juga akan berhasil dengan baik – tentunya jika tidak ada kesalahan setting yang cukup fatal.

UKURAN KECEPATAN DAN PERANGKAT KERAS UNTUK AKSES INTERNET

UKURAN KECEPATAN DAN PERANGKAT KERAS UNTUK AKSES INTERNET

Pengertian Akses Kecepatan Internet

Kecepatan akses internet sama dengan kecepatan akses transfer data. Dalam bidang telekomunikasi dan komputer, kecepatan transfer data adalah jumlah data dalam bit yang melewati satu media tertentu dalam satu detik. Umumnya ditulis dalam bit perdetik ( bit per scond) dan disimbolkan dengan bit/s atau bps.



Tabel Kecepatan Transfer Data
Kecepatan Simbol Keterangan Aplikasi
1.000 bit/s 1 kbit/s atau 1 kbps 1 kilobit atau seribu bit per detik Rata-rata kecepatn internet dial-up di Indonesia saat ini adalah 56 kbps
1.000.000 bit/s 1 Mbit/s atau 1 Mbps 1 Megabit atau sejuta bit per detik Kecepatan transfer data melalui komunikasi tanpa kabel (wireless) pada 2,4 GHz adalah 2 Mbps sedangkan kecepatan sebuah switch standar adalah 100 Mbps
1.000.000.000 bit/s 1 Gbit/s atau 1 Gbps 1 gigabit atau satu milyar bit per detik Kecepatan sebuah switch dengan teknologi Gigabit adalah 1 Gbps
Apabila kita mempelajari kecepatan transfer data maka kita tidak akan lepas dari istilah-istilah download, upload, downstream, upstream dan usage. Mari kita bahas arti dari istilah-istilah tersebut:

1. Download adalah kegiatan menyalin data/file/aplikasi dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan ke komputer lokal. Untuk melakukan kegiatan download pengguna komputer harus melakukan permintaan terhadap data/file/aplikasi tersebut pada suatu halaman web.

2.   Upload adalah kebalikan dari proses download. Jadi upload dapat diartikan sebagai kegiatan menyalin data/file/aplikasi dari komputer lokal ke internet (server).

3.   Downstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan download dengan kecepatan maksimum sampai dengan 284/512 Kbps.

4.   Upstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan upload dengan kecepatan maksimum sampai dengan 64 Kbps.

B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet

Saat kita mengakses internet kadang terasa cepat dan kadang terasa lambat. Banyak factor yang mempengaruhi kecepatan akses internet tersebut. Koneksi internet menggunakan banyak perangkat dari penyedia layanan yang berbeda. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan akses internet adalah:

  1. 1. Unit Komputer
Komputer sangat berperan dalam kecepatan akses internet karena di dalam komputer ada harddisk, RAM, dan Processor yang berperan penting pada proses kerja komputer tersebut. Bila hardisk yang dipakai berkecepatan rendah maka kecepatan akses internet pun juga rendah, begitu juga bila menggunakan RAM atau Processor yang kecepatannya rendah, ini sangat mempengaruhi kecepatan akses internet.
  1. 2. Modem
Modem juga sangat mempengaruhi kecepatan akses internet. Modem mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Modem yang sering digunakan adalah modem yang berkecepatan 56 kbps.

3.   Jaringan Komunikasi yang digunakan untuk Akses Internet.
Untuk mengakses internet kita bisa menggnakan layanan line telephone, CDMA, GPRS, dan satelit. Masing-masing layanan tersebut mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Kecepatan yang paling rendah adalah menggunakan line telephone.

4.   Besar Bandwidth
Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Bandwidth biasanya diukur dengan satuan Hertz. Semakin besar bandwidth yang disediakan oleh ISP, maka semakin cepat pula akses internetnya.

5.   Jumlah pengguna yang mengakses server secara bersamaan
Kecepatan akses internet pada jam-jam tertentu biasanya sangat lambat, ini dikarenakan banyaknya pengguna internet yang mengakses internet secara bersamaan. Pada jam 08.00 – 15.00 WIB biasanya jaringan internet sedang sibuk-sibuknya. Untuk itu bila tidak mendesak lebih baik mengakses internet diluar jam tersebut.

jenis topologi jaringan komputer

Topolgoi Bus

bus 
bus
Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus

Topologi Star/Bintang

Dikirim Uncategorized pada Januari 14, 2009 oleh mheethaa15
star 
star
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan
* Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
* Tingkat keamanan termasuk tinggi.
* Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
* Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan
* Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bintang

Topologi Ring/Cincin

Dikirim Uncategorized pada Januari 14, 2009 oleh mheethaa15
ring 
ring
Topologi cincin adalah topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_cincin

Topologi Mesh

Dikirim Uncategorized pada Januari 14, 2009 oleh mheethaa15
mesh 
mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_mesh

Topologi Tree

Dikirim Uncategorized pada Januari 14, 2009 oleh mheethaa15
tree 
tree
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_pohon

Topologi Linier

Dikirim Uncategorized pada Januari 14, 2009 oleh mheethaa15
linier 
linier
Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
Tipe konektornya terdiri dari
1. BNC Kabel konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor —> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator —> Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Keuntungan dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier bus adalah :
* Keuntungan, hemat kabel, layout kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
* Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER


Topologi  menggambarkan  struktur  dari  suatu  jaringan  atau  bagaimana  sebuah jaringan didesain. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geofrapis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data. Dalam definisi topologi terbagi menjadi dua, yaitu topologi fisik (physical topology) yang menunjukan posisi pemasangan kabel secara fisik dan topologi logik (logical topology) yang menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host

Pengertian Jaringan komputer

Pengertian Jaringan komputer :
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

Jaringan Intranet

Jaringan Intranet

Intranet merupakan sebuah jaringan yag dibangun berdasarkan teknologi internet yang didalam nya terdapat basis arsitektur berupa aplikasi web dan teknoogi komunikas data. Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP. Protokol ini memungkikan suatu komputer mengirimdan memberi alamat data ke komputer lain sekaligus memastikan pengiriman data sampai tujuan dengan tanpa kurang apa pun. Intranet berkembang pesat di Amerika – Netscape (13/11/1995) melaporkan bahwa sebagian besar penjualan server ke perusahaan di amerika di gunakan untuk intranet. Di Indonesia intranet telah digunakan oleh beberapa perusahaan walaupun, terbatas pada perusahaan komputer, dan indstri besar lainnya.

Komponen pembentuk intranet
Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama dengan komponen pembentuk internet, seperti:
  1. aplikasi browser ( internet exploler, opra, mozilla firefox, netscape)
  2. komputer server
  3. perangkat jaringan
  4. protokol TCP/IP
  5. bahasa pemrograman (html, php, mysql , dll)
  6. komputer client
  7. perangkat bantu pengembang
yang perlu ditambahkan dalam intranet apabila sebagian informasi organisasi tersebut ingin diekspose agar dapat di akses jaringan luar (internet) adalah firewall dan router (intranet ini akan menjadi ekstranet).

Jaringan Internet

Jaringan Internet

Internet merupakan jaringan rangkaian komputer dengan rangkaian komputer lain di seluruh dunia. Internet berguna untuk kita berkomunikasi dan bertukar informasi, file, data, suara, gambar dan sebagainya antara individu dan manusia diseluruh dunia. Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Setiap komputer dan jaringan terhubung - secara langsung maupun tidak langsung - ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan satu dengan yang lainnya menggunakan unique name yang biasa disebut dengan alamat IP 32 bit. Contoh: 202.155.4.230. Dengan ber INTERNET kita dapat memperoleh berbagai informasi apa saja dimana saja dan kapan saja [ no limit, anywhere and anytime ]. Anda tinggal ke search engine Dunia seperti Yahoo dan google. Ketik kalimat yang Anda ingin cari maka akan ditampilkan alamat website yang memberikan informasi tersebut. Komputer dan jaringan dengan berbagai platform yang mempunyai perbedaan dan ciri khas masing-masing (Unix, Linux, Windows, Mac, dll) bertukar informasi dengan sebuah protokol standar yang dikenal dengan nama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).